Pengertian Umum Devisa Serta Tujuan Penggunaan Devisa
Wednesday, September 25, 2019
Edit
Sebelum ke Tujuan Penggunaan kita bahas dahulu pengertian devisa. Secara umum Pengertian Devisa yaitu sejumlah valuta gila untuk membiayai transaksi perdagangan internasional. Devisa terdiri dari valuta asing, yaitu mata uang yang diterima oleh semua negara di dunia yaitu US Dollar ($), Yen Jepang, Euro, Poundsterling (Inggris), Prancis-Franc, Switzerland-Franc, Dollar-Canada, DM (Deutshe Mark)- Germany, emas, surat berharga yang berlaku untuk pembayaran internasional.
Hal ini berada di pengawasan otoritas moneter yaitu Bank Sentral. Devisa sama dengan fungsi uang pada umumnya, namun devisa berada dalam transaksi internasional atau antarnegara sebagai alat pembayaran antarnegara, pertukaran barang dan jasa, menimbun kekayaan, cadangan monter, dan mengukur kekayaan.
Pemerintah dan swasta wajib mempunyai cadangan devisa untuk perdagangan internasional dalam menjaga stabilitas moenter dan ekonomi makro suatu negara. Cadangan devisai merupakan indikator moneter besar lengan berkuasa atau lemahnya ekonomi suatu negara. Definisi cadangan devisa yaitu sejumlah valas yang dicadangkan Bank Sentral (Bank Indonesia) untuk keperluan pembiayaan dan kewajiban luar negeri, contohnya pembiayaan impor dan pembiayaan yang lainnya kepada pihak asing.
Hal ini berada di pengawasan otoritas moneter yaitu Bank Sentral. Devisa sama dengan fungsi uang pada umumnya, namun devisa berada dalam transaksi internasional atau antarnegara sebagai alat pembayaran antarnegara, pertukaran barang dan jasa, menimbun kekayaan, cadangan monter, dan mengukur kekayaan.
Pemerintah dan swasta wajib mempunyai cadangan devisa untuk perdagangan internasional dalam menjaga stabilitas moenter dan ekonomi makro suatu negara. Cadangan devisai merupakan indikator moneter besar lengan berkuasa atau lemahnya ekonomi suatu negara. Definisi cadangan devisa yaitu sejumlah valas yang dicadangkan Bank Sentral (Bank Indonesia) untuk keperluan pembiayaan dan kewajiban luar negeri, contohnya pembiayaan impor dan pembiayaan yang lainnya kepada pihak asing.
Tinggi rendahnya suatu devisa terhadap suatu negara dipengaruhi dari perkembangan neraca pembayaran suatu negara. Sumber-sumber devisa yaitu sebagai berikut...
a. Kegiatan ekspor
Negara dengan sistem ekonomi terbuka, acara ekspor yaitu salah satu andalan negara untuk mendapatkan devisa. Semakin banyak ekspor barang atau jasa maka semakin besar pula pemasukan devisa bagi negara.
b. Perdagangan jasa
Negara yang bergerak dan mengandalkan perdagangan jasa merupakan negara yang tidak kaya dengan sumber daya alam. Hal ini menyerupai yang dilakukan Singapura dengan mengandalkan jasa perdagangan sebagai sumber utama devisa.
c. Kegiatan pariwisata
Salah satu sumber devisa adlaah jasar pariwisata yang diperoleh dari kunjungan turi mancanegara maupun domestik. Semakin banyak turis yang berkunjung ke negara tersebut maka semakin banyak pula devisa akan mengalir ke negara tersebut.
d. Pinjaman luar negeri (bantuan luar negeri)
Pinjaman luar negeri merupakan salah satu dari sumber devisa suatu negara, khususnya negara-negara didunia dikala atau yang berkembang. Negara-negara yang biasanya sangat bergantng atas pinjaman luar negeri selain sebagai sumber-sumber lain.
e. Hibah dan hadiah dari luar negeri
Hibah atau hadiah merupakan sumber devisa bagi suatu negara mempunyai sifat yang tidak memikat. Hibah atau hadiah bersumber dalam negeri ataupun luar negeri.
f. Warga negara yang bekerja di luar negeri
Sumber devisa yang lain yaitu dana yang berasal dari warga negara yang bekerja di luar negeri, contohnya TKW atau TKI. Pekerja tersebut menunjukkan tugas yang besar untuk memperoleh devisa suatu negara dengan uang yang ditransfer dari asal negara ia bekerja.
a. Kegiatan ekspor
Negara dengan sistem ekonomi terbuka, acara ekspor yaitu salah satu andalan negara untuk mendapatkan devisa. Semakin banyak ekspor barang atau jasa maka semakin besar pula pemasukan devisa bagi negara.
b. Perdagangan jasa
Negara yang bergerak dan mengandalkan perdagangan jasa merupakan negara yang tidak kaya dengan sumber daya alam. Hal ini menyerupai yang dilakukan Singapura dengan mengandalkan jasa perdagangan sebagai sumber utama devisa.
c. Kegiatan pariwisata
Salah satu sumber devisa adlaah jasar pariwisata yang diperoleh dari kunjungan turi mancanegara maupun domestik. Semakin banyak turis yang berkunjung ke negara tersebut maka semakin banyak pula devisa akan mengalir ke negara tersebut.
d. Pinjaman luar negeri (bantuan luar negeri)
Pinjaman luar negeri merupakan salah satu dari sumber devisa suatu negara, khususnya negara-negara didunia dikala atau yang berkembang. Negara-negara yang biasanya sangat bergantng atas pinjaman luar negeri selain sebagai sumber-sumber lain.
e. Hibah dan hadiah dari luar negeri
Hibah atau hadiah merupakan sumber devisa bagi suatu negara mempunyai sifat yang tidak memikat. Hibah atau hadiah bersumber dalam negeri ataupun luar negeri.
f. Warga negara yang bekerja di luar negeri
Sumber devisa yang lain yaitu dana yang berasal dari warga negara yang bekerja di luar negeri, contohnya TKW atau TKI. Pekerja tersebut menunjukkan tugas yang besar untuk memperoleh devisa suatu negara dengan uang yang ditransfer dari asal negara ia bekerja.
Macam-macam devisa digolongkan menurut dari sumber dan wujudnya. Macam-macam devisa tersebut antara lain sebagai berikut...
a. Macam-Macam Devisa Berdasarkan Sumbernya
Devisa Kredit: Devisa kredit yaitu devisa yang berasal dari kredit (pinjaman) luar negeri.
Devisa Umum, Devisa umum yaitu devisa yang berasal dari sumber lain (selain kredit) menyerupai ekspor, penyelenggaraan jasa dan penerimaan bunga modal.
b. Macam-Macam Devisa Berdasarkan Wujudnya
Devisa Kartal: Devisa kartal yaitu devisa yang berwujud uang logam dan uang kertas
Devisa Giral: Devisa giral yaitu devisa yang berwujud surat-surat berharga, contohnya wesel, cek, cek perjalan (travellers cheque), IMO (Internasional Money Order) dan lain-lain. Jika berkeinginan, devisa giral sanggup diubah ke devisa kartal.
Fungsi Devisa
Devisa mempunyai fungsi yang berperan dalam perekonomian suatu negara, fungsi devisa tersebut antara lain sebagai berikut...
- Sebagai alat pembayaran barang-barang dan jasa impor
- Sebagai alat pembayaran cicilan utang luar negeri khususnya bunganya
- Alat pembiayaan korelasi luar negeri, contohnya biaya misi kesenian, biaya perjalanan dinas, biaya korp diplomatik dan pemberian pinjaman luar negeri.
- Sumber pendapatan negara untuk membiayai pembangunan.
Tujuan Penggunaan Devisa
Sesuai dengan fungsi devisa, tujuan penggunaan devisa yaitu sebagai berikut...
Sesuai dengan fungsi devisa, tujuan penggunaan devisa yaitu sebagai berikut...
- Membayar barang-barang konsumsi yang masih diimpor, contohnya handphone dan kain
- Membayar barang-barang modal yang masing di impor, contohnya mesin
- Membiayai pengiriman tim kesenian dan juga olahraga.
- Membiayai korps diplomatik di luar negeri
- Membayar jasa-jasa ke luar negeri contohnya jasa pelayaran
- Membangun macam-macam akomodasi umum yang berada dalam negeri
- Membiayai para cowok dan mahasiswa untuk berguru di luar negeri
- Memberikan sumbangan ke negara-negara lain yang mengalami musibah
Demikianlah artikel wacana pengertian umum devisa beserta tujuan dalam penggunaan devisa. Semoga teman sekalian sanggup mendapatkan manfaat dari pengertian devisa tersebut, Sekian dan terima kasih.
Referensi:
Widjajanta, B., A. Widyaningsih, dan H. Tanuatmojo. 2009. Mengasah Kemampuan Ekonomi 2 : Untuk Kelas XI Sekolah Menengah Atas/Mandrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Sosial. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta. p. 146.
[1] Sa’diyah, C. dan D. A. Purnomo. 2009. Ekonomi 2 : Untuk Kelas XI Sekolah Menengan Atas dan MA. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta. p. 351.
Tim Abdi Guru, 200
6, IPS TERPADU untuk Sekolah Menengah Pertama Kelas IX, Penerbit Erlangga, Surabaya.
Referensi:
Widjajanta, B., A. Widyaningsih, dan H. Tanuatmojo. 2009. Mengasah Kemampuan Ekonomi 2 : Untuk Kelas XI Sekolah Menengah Atas/Mandrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Sosial. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta. p. 146.
[1] Sa’diyah, C. dan D. A. Purnomo. 2009. Ekonomi 2 : Untuk Kelas XI Sekolah Menengan Atas dan MA. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta. p. 351.
Tim Abdi Guru, 200
6, IPS TERPADU untuk Sekolah Menengah Pertama Kelas IX, Penerbit Erlangga, Surabaya.